
JAKARTA – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin. Dalam kesempatan ini, Maroef mengungkapkan tantangan yang dihadapinya sebagai pemimpin holding industri pertambangan yang mengelola perusahaan-perusahaan strategis di sektor tersebut.
Maroef mengungkapkan bahwa amanah untuk memimpin MIND ID diterimanya langsung dari Presiden Joko Widodo. Ia menegaskan bahwa pertanggungjawabannya adalah kepada seluruh rakyat Indonesia.
“Amanat ini memang tidak mudah. Tetapi dengan masukan dan dukungan yang konstruktif, kita bisa menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Maroef, Jumat (14/3/2025).
Visi MIND ID untuk Masa Depan
Dalam pertemuan tersebut, Maroef juga menekankan visi MIND ID untuk menjadi perusahaan kelas dunia yang mengelola sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan, memberikan nilai tambah yang signifikan, dan memperkuat ketahanan industri tambang Indonesia.
Sebagai holding perusahaan yang memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di sektor tambang, energi, dan mineral, MIND ID memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Fokus perusahaan adalah pada hilirisasi, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Penilaian Komisi VI terhadap Kepemimpinan Maroef
Anggota Komisi VI DPR, Mufti Aimah Nurul Anam, menyatakan bahwa diangkatnya Maroef Sjamsoeddin sebagai pimpinan MIND ID adalah keputusan yang tepat. Menurutnya, Maroef adalah sosok berintegritas yang memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan besar, termasuk dalam menyelesaikan berbagai permasalahan tata kelola yang telah lama dihadapi Grup MIND ID.
“Semua rakyat sudah menyaksikan bagaimana integritas Bapak Maroef yang luar biasa. Beliau berani mengungkapkan kasus-kasus besar di tengah orang-orang yang berkuasa saat itu. Ini adalah kualitas kepemimpinan yang sangat kami apresiasi,” kata Mufti Aimah, Jumat (14/3/2025).
Kinerja Positif dan Tantangan Tata Kelola
Anggota Komisi VI DPR RI, Sartono Hutomo, juga memberikan apresiasi terhadap kinerja perusahaan yang dinilai sangat baik. Kinerja keuangan MIND ID yang tumbuh positif secara konsisten menjadi bukti pencapaian tersebut. Namun, ia juga menekankan pentingnya upaya intensif untuk menyelesaikan tantangan tata kelola yang masih ada.
“Saya percaya bahwa dengan integritas dan komitmen Bapak Maroef, evaluasi yang mendalam terhadap kontraktor dan pihak terkait akan dapat membawa BUMN ini menjadi andalan Indonesia,” kata Sartono.
Hilirisasi Sumber Daya Alam untuk Ekonomi Indonesia
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar, berharap Maroef dapat lebih proaktif dalam mendorong hilirisasi yang lebih intensif di Grup MIND ID. Hal ini dianggap sangat penting untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam mineral Indonesia, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
“Grup MIND ID harus meningkatkan komitmennya dalam hilirisasi, sehingga sumber daya alam kita tidak hanya menjadi bahan mentah, tetapi dapat memberikan keuntungan jangka panjang untuk ekonomi Indonesia,” ungkap Nasril.
Kesimpulan
Dukungan dari Komisi VI DPR terhadap kepemimpinan Maroef Sjamsoeddin di MIND ID mencerminkan harapan besar akan kemajuan perusahaan dalam menghadapi tantangan tata kelola dan mendorong hilirisasi sumber daya alam Indonesia. Dengan komitmen dan integritas yang tinggi, MIND ID di bawah kepemimpinan Maroef diyakini akan menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia ke depan.